Portal Bangsa SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam membangun daerah secara terarah, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkab Sumenep memastikan setiap program pembangunan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke wilayah kepulauan.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi besar daerah yang telah dicanangkan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
“Perencanaan pembangunan harus disusun secara seimbang dengan mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan dan visi pembangunan jangka panjang daerah,” kata Arif, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, pembangunan yang berkualitas lahir dari perencanaan yang matang.
Karena itu, Bappeda terus berupaya menyelaraskan kebutuhan masyarakat saat ini dengan target pembangunan masa depan agar setiap kebijakan yang diambil tetap relevan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.
“Perencanaan harus mampu menjembatani kondisi yang ada saat ini dengan tujuan yang ingin dicapai pada masa mendatang,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, pembangunan di Kabupaten Sumenep diarahkan untuk menjangkau seluruh wilayah tanpa terkecuali.
Salah satu fokus utama yang terus diperkuat adalah pemerataan pembangunan antara kawasan daratan dan kepulauan.
Arif menilai prinsip keadilan harus menjadi pijakan utama dalam setiap kebijakan pembangunan.
Dengan pemerataan yang terus didorong, kesenjangan antarwilayah dapat ditekan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
“Pembangunan harus menjangkau seluruh wilayah, baik daratan maupun kepulauan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks seiring dinamika global yang terus berubah.
Karena itu, perencanaan pembangunan tidak hanya berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan program, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengantisipasi berbagai risiko dan ketidakpastian di masa depan.
Menurut Arif, arah pembangunan Kabupaten Sumenep juga tidak semata-mata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, melainkan turut menempatkan peningkatan kualitas hidup masyarakat sebagai tujuan utama.
“Dengan perencanaan yang matang, arah pembangunan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” tambahnya.






