Portal Bangsa Sumenep — Komitmen Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi NasDem, Ahmad Juhairi, dalam memperjuangkan aspirasi rakyat kembali terlihat nyata.
Melalui agenda reses di Pulau Masalembu, ia menghadirkan ruang dialog terbuka yang hangat dan penuh makna bagi masyarakat kepulauan.
Kegiatan yang merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat ini berlangsung dinamis.
Ahmad Juhairi tidak hanya hadir secara formal, tetapi benar-benar membuka diri untuk mendengar langsung suara masyarakat.
Warga pun memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan mendasar, mulai dari kebutuhan listrik, transportasi laut, hingga infrastruktur jalan.
Suasana dialog dua arah yang terbangun menunjukkan kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat.
Hal ini menjadi bukti bahwa kehadiran Ahmad Juhairi bukan sekadar menjalankan kewajiban, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi riil di lapangan.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Semua masukan akan kami catat dan perjuangkan,” ujarnya.
Berbagai aspirasi yang disampaikan warga Masalembu menggambarkan kompleksitas tantangan di wilayah kepulauan.
Namun, di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran Ahmad Juhairi memberikan harapan baru bahwa setiap suara akan diperjuangkan hingga ke tingkat kebijakan.
Ia menegaskan bahwa reses merupakan jembatan penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat.
Terlebih bagi wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri, perhatian serius dari pemerintah menjadi sangat krusial.
Dalam dialog tersebut, warga juga menyampaikan harapan besar terkait pemerataan pembangunan, termasuk realisasi listrik oleh PT PLN (Persero), peningkatan layanan transportasi laut, hingga pembangunan infrastruktur yang memadai.
Tak hanya itu, isu transparansi anggaran, keamanan, dan lingkungan turut menjadi perhatian.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Juhairi memastikan seluruh aspirasi tidak akan berhenti di forum reses saja.
Ia berkomitmen membawa setiap masukan ke dalam pembahasan DPRD agar dapat diperjuangkan menjadi program prioritas pembangunan daerah.
“Melalui reses ini, kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat kepulauan benar-benar terwakili dan menjadi bagian dari arah pembangunan daerah,” tegasnya.






