Dukungan untuk Paslon FINAL Semakin Menggurita

  • Whatsapp

Portal Bangsa – Pemuda dan masyarakat umum warga Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendeklarasikan dukungan kepada pasangan KH Muhammad Ali Fikri – KH Unais Ali Hisyam (FINAL), bertempat di Tabun Edu Culture Art Desa Aeng Panas, Selasa 15 Oktober 2024.

Deklarasi ini diselenggarakan oleh Generasi Sumenep Hijau (GSH) dengan konsep acara “Kiai Menjawab” untuk memenangkan Pemilihan Bupati – Wakil Bupati Sumenep 2024.

Bacaan Lainnya

Pada acara sesi tanya jawab, masyarakat memberikan beberapa pertanyaan mengenai beberapa persoalan. Mulai dari pertanian, masalah narkoba, ekonomi, kesehatan hingga  soal transparansi kepemimpinan yang adil dari semua tingkatan, dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa.

Segala pertanyaan tersebut dijawab bergilir oleh Kiai Fikri bersama Kiai Unais, seperti rangkuman jawaban berikut.

“Kalau soal narkoba kita identifikasi masalah utama pelaku, kemudian kita kasih solusi. Masalah kesehatan, kita punya gagasan untuk meningkatkan seluruh instansi kesehatan naik level, untuk ekonomi kita naikkan PAD dengan pengelolaan peningkatan SDA, misal pengeboran minyak yang masih sangat minim dalam menyumbang pendapatan daerah,” urai Kiai Fikri.

Ketua Generasi Sumenep Hijau, Mohammad Nor mengatakan, forum tersebut merupakan wadah bagi para pemuda untuk mengawal demokrasi agar berjalan sesuai dengan porosnya.

“Pasangan FINAL adalah satu-satunya paslon yang dibiayai langsung secara gotong royong oleh masyarakat,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Menurutnya, ia memantapkan pilihan kepada paslon FINAL berdasar keresahan yang belakangan terjadi di Sumenep yakni maraknya tindakan amoral seperti pencabulan dan lain sebagainya, yang hal itu, menurutnya disebabkan perhatian pemerintah yang minim.

Sementara itu, Kordinator deklarasi Kiai Rafiq Bahrain mengatakan, mereka berkomitmen bakal memilih pasangan FINAL karena sosok Kiai adalah tempat pengaduan masyarakat dari berbagai persoalan.

“Masyarakat itu kalau punya kepentingan apapun kepada kiai, lalu ketika Kiai punya hajat masyarakat tidak mau membantu? kita harus bantu Kiai,” katanya.

Kiai Rafiq menjelaskan, kini Kabupaten Sumenep membutuhkan pemimpin yang lebih condong melayani kepentingan masyarakat dibanding kepentingan pemodal.

“Ini bukan soal Kiai Fikri melawan Fauzi, bukan soal Kiai Unais melawan melawan Kiai Imam, tapi adalah masalah Kiai Sumenep dengan oligarki,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *