Komitmen Tingkatkan Kompetensi Guru, KEI Terima Penghargaan dari Bupati Sumenep

  • Whatsapp

Portal Bangsa SURABAYA – Komitmen Kangean Energy Indonesia (KEI) dalam meningkatkan kompetensi Guru Non-ASN atau honorer di wilayah operasi produksi mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Apresiasi tersebut diberikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui penghargaan atas pelaksanaan program pengembangan kompetensi guru yang telah dijalankan KEI selama tiga tahun melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

Program tersebut menjadi sarana bagi para guru untuk meningkatkan kapasitas, memperkaya metode pembelajaran, serta memperkuat peran tenaga pendidik dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

Selama mengikuti program, para guru tidak hanya mendapatkan pengembangan kapasitas, tetapi juga menghasilkan sejumlah karya, di antaranya modul pembelajaran dan buku fiksi yang mengangkat kisah tentang guru.

Karya tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kreativitas dan kemampuan literasi para pendidik.

Selain sebagai bahan pendukung pembelajaran, karya itu juga menjadi media untuk mendokumentasikan pengalaman serta nilai-nilai dalam profesi guru.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi konsistensi KEI dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, terutama di sektor pendidikan.

“Penghargaan ini memiliki sejarah panjang, karena setiap tahunnya kami mengetahui peran KEI ini wilayah operasi.

Jadi kami mengapresiasi komitmen ini untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru serta ikut berperan dalam upaya pencegahan stunting di wilayah operasi,” ujar Achmad Fauzi di Surabaya, Senin (24/8/2026) lalu.

Ia berharap komitmen KEI tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Semoga, komitmen KEI ini tetap dijalankan tiap tahunnya, karena apapun keadaanya Pemkab dengan KEI selalu berkolaborasi,” tuturnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan.

Ia menilai program PPM KEI memberikan dampak positif bagi para guru Non-ASN yang berada di wilayah operasi produksi.

“Semoga program PPM KEI ini tetap berdiri tegak untuk memberikan dampak terhadap para guru Non ASN dan juga penanganan stunting.

Dengan penghargaan ini, mari kita pertahankan dan dilakukan inovasi terbaik yang lebih bermanfaat,” kata Anggono.

Sementara itu, Vice President KEI Iman Santoso menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kompetensi guru.

Menurutnya, KEI akan terus menggandeng kalangan akademisi untuk mendukung pengembangan kompetensi tenaga pendidik di wilayah Kepulauan Sapeken, khususnya Pagerungan Besar dan wilayah sekitarnya.

“Kami sangat bersyukur mas, semoga penghargaan ini membuat program kami semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Iman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Sumenep, camat, kepala desa, serta masyarakat yang selama ini turut berkolaborasi dalam mendukung berbagai program SKK Migas-KEI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *