Portal Bangsa SUMENEP – Di momentum peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
Melalui Bidang Pembinaan SD, ajang bergengsi Grand Final Lomba Ajang Talenta Daerah ISCo Pediyah Jenjang SD Tahun 2025 sukses digelar di Aula KPRI Serba Usaha Kecamatan Kota Sumenep.
Kompetisi yang dikemas dalam bentuk Cerdas Cermat ini diikuti empat sekolah terbaik hasil seleksi ketat dari berbagai kecamatan, yakni SDN Pragaan Laok I Kecamatan Pragaan, SDIT Al Wathoniyah Kecamatan Kota, SD Nurul Mannan Kecamatan Gapura, dan SDN Jambuwir I Kecamatan Gayam.
Pertarungan intelektual antar siswa berlangsung seru dan penuh semangat. Setelah melalui babak demi babak yang menegangkan, SDN Pragaan Laok I berhasil keluar sebagai Juara 1 sekaligus membawa pulang Piala Bergilir Bupati Sumenep.
Adapun Juara 2 diraih oleh SDIT Al Wathoniyah, Juara 3 SD Nurul Mannan, dan Juara 4 SDN Jambuwir I.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, guru pembimbing, dan panitia.
Ia berharap ajang ini menjadi pemicu semangat belajar dan kreativitas siswa di seluruh penjuru Sumenep.
“Kami ingin anak-anak Sumenep tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Lomba seperti ini bukan sekadar adu pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap dan mental juara,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan SD, Ardiansyah Ali Shochibi, ST., MT., menegaskan komitmen Dinas Pendidikan untuk terus menggelar kegiatan serupa secara berkelanjutan.
“Kompetisi seperti ISCo Pediyah ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan yang menumbuhkan budaya belajar positif di kalangan siswa,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Analis Kebijakan Subkor Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD, Ahmad Rasul Hariz. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan sportif.
“Melalui kompetisi yang sehat dan menyenangkan, anak-anak belajar tentang kerja sama, kejujuran, dan semangat pantang menyerah.
Inilah esensi pendidikan karakter yang sesungguhnya,” tuturnya.






