Portal Bangsa SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan pesan tegas kepada para pejabat administrator yang baru dilantik, khususnya para camat.
Menurutnya, camat tidak boleh hanya menjadi pejabat administratif, tetapi harus hadir di tengah masyarakat sebagai ujung tombak penyelesaian berbagai persoalan di wilayahnya.
Pesan tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah 25 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep, Senin (13/7/2026).
Rotasi dan mutasi ini menjadi yang ketiga pada periode kedua kepemimpinan Fauzi-Imam Hasyim sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Menurut Fauzi, penyegaran jabatan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja untuk memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Fauzi menjelaskan, seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses evaluasi dan penilaian selama enam bulan.
Karena itu, jabatan yang diemban harus dijawab dengan kinerja nyata, bukan sekadar status atau kedudukan.
“Semua telah melalui proses penilaian. Mereka diberi waktu enam bulan untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengemban amanah yang diberikan,” katanya.
Secara khusus, Bupati memberi perhatian kepada para camat yang kini memimpin sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, camat merupakan wajah pemerintah daerah yang paling dekat dengan masyarakat sehingga dituntut mampu membangun komunikasi dengan seluruh elemen, menjaga kondusivitas wilayah, membina pemerintahan desa, hingga memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
“Camat harus hadir di tengah masyarakat. Mereka harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” tegas Fauzi.
Ia menambahkan, keberhasilan seorang camat tidak cukup diukur dari kelengkapan administrasi.
Lebih dari itu, camat harus mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat serta menjaga sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Bupati berharap rotasi kali ini mampu memperkuat koordinasi pemerintahan dari tingkat kabupaten hingga desa sehingga program pembangunan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik bekerja profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.
Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 25 pejabat administrator resmi menempati jabatan baru, terdiri dari pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, serta 15 camat yang akan memimpin kecamatan di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.






