Portal Bangsa Sumenep — Transformasi digital layanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menunjukkan capaian menggembirakan.
Penggunaan aplikasi Mobile JKN (MJKN) oleh pasien kini melonjak drastis hingga mencapai 96 persen, jauh melampaui angka awal penerapan yang sebelumnya masih di bawah 10 persen.
Lonjakan signifikan ini disampaikan oleh Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep melalui Kepala Seksi Informasi, Erfin Sukayati, Rabu (07/01/2026).
Menurutnya, meningkatnya pemanfaatan MJKN menjadi indikator kuat bahwa masyarakat semakin sadar, siap, dan mampu beradaptasi dengan layanan kesehatan berbasis digital.
“Angka ini menjadi bukti nyata bahwa pasien kini semakin adaptif terhadap transformasi digital yang kami terapkan di RSUD,” ujar Erfin.
Meski demikian, pihak rumah sakit tetap mengakui adanya tantangan, khususnya bagi pasien lanjut usia serta masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.
Kendala yang kerap muncul adalah kesulitan memahami fitur aplikasi hingga proses pendaftaran daring.
Untuk memastikan tidak ada pasien yang tertinggal dalam era digitalisasi layanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar mengambil langkah konkret dengan menyiagakan petugas khusus di Pojok Konsultasi Mobile JKN setiap hari kerja.
Tak hanya itu, pendampingan juga tersedia di poli rawat jalan saat jam pelayanan serta di Instalasi Pelayanan Publik (IPP) di luar jam operasional.
Bahkan, nomor WhatsApp petugas disebar di berbagai sudut rumah sakit, sehingga pasien bisa mendapatkan bantuan kapan saja.
“Kami juga rutin melakukan edukasi dan sosialisasi, termasuk pendampingan langsung bagi pasien yang membutuhkan bantuan teknis,” tambah Erfin.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan digitalisasi layanan di RSUD mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, sehingga implementasi Mobile JKN dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami berharap sinergi yang sudah terbangun dengan baik ini terus diperkuat agar digitalisasi layanan kesehatan di Sumenep semakin matang dan merata,” tegasnya.






