Portal Bangsa SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, reformasi birokrasi terus menunjukkan kemajuan signifikan dengan raihan Indeks Reformasi Birokrasi 2025 sebesar 80,70 atau berpredikat A-, meningkat dari tahun sebelumnya yang memperoleh nilai 78,76 dengan predikat BB.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Pemkab Sumenep dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Peningkatan ini merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang terus berinovasi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN serta OPD yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan reformasi birokrasi.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh ASN serta perangkat daerah Kabupaten Sumenep.
Mari kita terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini,” ujar Bupati Fauzi.
Ia menegaskan, reformasi birokrasi bukan sekadar mengejar nilai evaluasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang mampu memberikan pelayanan cepat, mudah, dan berkualitas kepada masyarakat.
Karena itu, Pemkab Sumenep akan terus memperkuat sistem kerja yang lebih efisien, adaptif, dan berbasis inovasi.
Raihan predikat A- dari Kementerian PANRB menjadi bukti bahwa arah pembangunan birokrasi di Kabupaten Sumenep berjalan di jalur yang tepat.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan berkualitas.
Kedepan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mempertahankan tren positif ini melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur, penguatan tata kelola pemerintahan, serta inovasi pelayanan publik yang semakin berpihak kepada masyarakat.
“Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang visioner, kami optimistis mampu menjadi salah satu daerah dengan kualitas birokrasi terbaik di Indonesia,” pungkasnya.






