Camat Ganding Abdul Khalid Dorong Penguatan Pelayanan dan Kearifan Lokal di Momen Hari Jadi Sumenep ke-756 ‎

  • Whatsapp
Abdul Khalid S. Sos. M.Si, Camat Ganding Sekaligus Ketua Paguyuban Camat Sekab. Sumenep (foto: Bed Portal Bangsa)

Portal Bangsa ‎SUMENEP – Momentum Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan, pelayanan publik, serta pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.

Hal itu disampaikan oleh Abdul Khalid, S.Sos., M.Si, Camat Ganding yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Camat se-Kabupaten Sumenep.

‎Menurut Abdul Khalid, peringatan Hari Jadi Sumenep bukan hanya acara seremonial, melainkan kesempatan untuk menegaskan kembali arah pembangunan daerah yang berakar pada sejarah dan budaya lokal.

Ia menilai, Sumenep telah menapaki perjalanan panjang sebagai daerah berperadaban tinggi dengan potensi besar yang harus dikelola secara bijak dan berkelanjutan.

‎ “Sumenep memiliki warisan nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.

Tugas kita saat ini adalah menerjemahkan nilai-nilai itu ke dalam semangat kerja dan pelayanan yang nyata untuk masyarakat,” ujarnya.

‎Abdul Khalid menegaskan, di era modern dan digitalisasi, peran camat sebagai garda terdepan pemerintahan daerah semakin penting.

Camat, kata dia, bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi pemimpin sosial yang mampu menggerakkan masyarakat dan menjaga harmoni di wilayahnya.

‎‎“Camat harus menjadi pelayan masyarakat yang adaptif, kreatif, dan solutif. Pelayanan publik harus dilakukan dengan hati, penuh tanggung jawab, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.

‎Sebagai Ketua Paguyuban Camat, ia juga mendorong seluruh camat di Kabupaten Sumenep untuk memperkuat kolaborasi lintas wilayah, mempercepat inovasi pelayanan publik, serta menjaga budaya kerja yang berlandaskan integritas dan kebermanfaatan.

‎“Semangat 756 tahun perjalanan Sumenep harus menjadi energi moral bagi kita semua untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang melayani, transparan, dan berbasis nilai-nilai lokal,” sambungnya.

‎Di akhir pandangannya, Abdul Khalid menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Sumenep.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kekuatan karakter, budaya, dan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.

‎ “Sumenep hari ini adalah hasil kerja keras generasi sebelumnya, dan Sumenep masa depan tergantung pada komitmen kita hari ini.

Mari kita rawat kebersamaan, kembangkan potensi lokal, dan jadikan pelayanan publik sebagai wujud nyata cinta kepada tanah kelahiran,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *