Portal Bangsa Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), berkolaborasi dengan Bank Indonesia, sukses menggelar kegiatan spektakuler bertajuk “Viral Sumenep Cinta dan Paham Rupiah” di area Taman Adipura, Minggu pagi (26/10/2025).
Kegiatan yang diawali dengan senam massal dan dilanjutkan Jalan-Jalan Sehat (JJS) ini disambut antusias oleh ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.
Sejak pagi, suasana taman berubah menjadi lautan semangat merah putih dan digitalisasi ekonomi.
Musik enerjik mengiringi gerakan senam, sementara ribuan balon bertuliskan “Ngereng Ngangguy QRIS” dan kipas berlogo “Cinta, Bangga, Paham Rupiah” menghiasi udara sebagai simbol semangat baru masyarakat Sumenep dalam mendukung kedaulatan ekonomi nasional.
Kepala Bapenda Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan atau olahraga bersama, namun bagian dari gerakan nasional untuk meneguhkan kecintaan masyarakat terhadap mata uang rupiah sekaligus mempercepat adaptasi terhadap ekonomi digital.
“Rupiah bukan hanya alat transaksi, tetapi simbol harga diri bangsa dan kedaulatan ekonomi Indonesia. Melalui QRIS, cinta rupiah kini hadir dalam bentuk yang lebih modern transaksi digital yang cepat, aman, dan efisien,” tegas Faruk Hanafi.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Sumenep berkomitmen mendorong digitalisasi daerah dengan memperluas penggunaan QRIS di seluruh sektor, termasuk UMKM dan layanan publik.
“Kami ingin seluruh masyarakat dan pelaku UMKM siap bertarung di era ekonomi digital. QRIS adalah jalan menuju inklusi keuangan yang merata dan mudah diakses semua kalangan,” ujarnya.
Acara JJS secara resmi dilepas oleh Asisten III Setdakab Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, S.H., M.H., mewakili Bupati Sumenep. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis antara Bapenda dan Bank Indonesia.
“Hari ini kita tidak hanya berolahraga, tetapi turut membumikan kedaulatan digital di Kota Keris. Dunia digital adalah masa depan, dan QRIS hadir sebagai solusi untuk transaksi yang lebih transparan, cepat, dan efisien,” ujarnya.
Dirinya juga mengajak masyarakat untuk mulai menggunakan aplikasi keuangan resmi dan memiliki rekening bank agar siap menghadapi transformasi ekonomi nasional.
Kemeriahan kegiatan semakin lengkap dengan hadirnya panggung musik hiburan dan puluhan stand UMKM lokal yang memamerkan produk unggulan khas Sumenep.
Menariknya, sebagian besar pedagang telah menerapkan sistem pembayaran digital berbasis QRIS, membuktikan bahwa transformasi ekonomi digital telah berjalan nyata hingga ke akar rumput.
Salah satu peserta, Rina (34), mengaku bangga dengan inovasi ini. Hal itu menjadi nilai magnet tersendiri bagi masyarakat.
“Senamnya seru, hadiahnya banyak, dan sekarang beli minum aja bisa pakai QRIS. Keren banget Sumenep, sudah modern,” ujarnya.






