Portal Bangsa SUMENEP – Langkah maju Puskesmas Ambunten dalam melakukan digitalisasi layanan kesehatan mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Pada malam penganugerahan Anugerah Inovasi Daerah 2025, Puskesmas Ambunten berhasil meraih Penghargaan Khusus sebagai Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Digital di Bidang Kesehatan melalui aplikasi unggulan mereka, POJUR (Payment One Gate System).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Puskesmas Ambunten menghadirkan sistem pelayanan kesehatan yang modern, cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.
Aplikasi POJUR dinilai telah memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan publik, efisiensi tata kelola, dan kepercayaan masyarakat.
Aplikasi POJUR merupakan sistem pembayaran satu pintu yang sudah terintegrasi dengan seluruh unit layanan di Puskesmas Ambunten mulai dari pendaftaran, rekam medis, farmasi, hingga laboratorium semuanya berbasis digital.
Melalui aplikasi ini, setiap transaksi tercatat otomatis dengan sistem yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan adanya integrasi digital tersebut, masyarakat tidak lagi harus berpindah-pindah loket atau menghadapi kebingungan terkait biaya layanan.
Semua terpusat dalam satu sistem yang mudah diakses dan diawasi secara real time.
Kepala Puskesmas Ambunten, dr. Zulfa Ulin Nuha, M.Kes, menyampaikan rasa bangga sekaligus tekad kuat untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi pelayanan.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kami, tetapi juga menjadi amanah besar untuk terus berinovasi.
”Aplikasi POJUR kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, transparan, dan berkeadilan.
Kami ingin masyarakat merasa aman karena setiap proses pelayanan tercatat secara digital dan dapat diawasi, sehingga tidak ada celah untuk praktik pungli,” tegasnya.
Dia juga menegaskan bahwa inovasi ini sejalan dengan visi Bupati Sumenep dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional dan berdaya saing.
“Kami sadar bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam pelayanan kesehatan. Dengan transformasi digital ini, Puskesmas Ambunten siap menjadi role model bagi puskesmas lain dalam menerapkan pelayanan publik yang berkualitas dan bebas dari intervensi yang tidak bertanggung jawab,” tambah dr. Zulfa.
Sejak diterapkan, aplikasi POJUR telah memberikan perubahan signifikan.
Waktu pelayanan pasien menjadi lebih cepat, antrean lebih tertata, dan laporan keuangan dapat diakses secara terbuka.
Masyarakat pun merasa lebih nyaman karena seluruh biaya layanan muncul secara otomatis di aplikasi tanpa harus bertanya atau merasa ragu.
Hal ini juga memperkuat budaya pelayanan publik yang akuntabel serta mendorong lahirnya pemerintahan yang bersih (clean government) dan tata kelola yang baik (good governance).
Penghargaan yang diberikan Bupati Sumenep menjadi bukti bahwa Puskesmas Ambunten telah berhasil melakukan lompatan inovasi di sektor pelayanan kesehatan tingkat primer.
Bupati berharap inovasi ini dapat direplikasi di puskesmas lain untuk mempercepat transformasi digital menuju pelayanan publik yang terintegrasi dan modern.
Menutup pernyataannya, dr. Zulfa menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan semangat bagi seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Ambunten.Pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini.
Penghargaan ini kami jadikan motivasi untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan.
”Agar Puskesmas Ambunten menjadi pusat pelayanan kesehatan yang unggul, profesional, dan membanggakan Kabupaten Sumenep.” pungkasnya.






